Mesin cakar yang dioperasikan dengan koin adalah perangkat hiburan arcade klasik di mana pemain memasukkan koin fisik untuk mengendalikan cakar mekanis, berusaha meraih dan mengambil hadiah dari lemari kaca yang disegel. Ini mewakili bentuk dasar dan asli dari permainan "cakar derek" atau "derek hadiah" yang populer secara global. Pengoperasian intinya sangat sederhana namun sangat menarik: pemain memasukkan sejumlah koin tertentu—secara historis seperempat atau token—ke dalam slot, yang mengaktifkan mesin dan memberikan waktu bermain yang ditetapkan, biasanya 15 hingga 30 detik. Menggunakan joystick atau tombol arah, pemain menggerakkan cakar logam tiga cabang (atau terkadang dua cabang) di atas barang yang diinginkan, yang biasanya berupa boneka mewah, elektronik kecil, atau barang-barang baru yang ditempatkan dalam tumpukan yang padat. Menekan tombol "jatuhkan" atau "aksi" terpisah mengirimkan cakar turun. Setelah mencapai bagian bawah, cabang-cabangnya menutup, semoga mengamankan hadiah, dan kemudian mengangkatnya ke arah seluncuran hadiah yang ditentukan sebelum melepaskannya.
Kejeniusan teknis dan bisnis mesin terletak pada mekanismenya yang dapat diprogram. Kekuatan cengkeraman cakar tidak konstan; itu dikendalikan oleh komputer internal yang dapat bergantian antara cengkeraman "kuat" dan "lemah" sesuai dengan probabilitas yang ditetapkan, seringkali diatur oleh "rasio pembayaran." Ini memastikan bahwa mesin tetap menguntungkan bagi operator, karena nilai kumulatif koin yang dimasukkan jauh melebihi biaya grosir hadiah di dalamnya. Keseimbangan halus antara keterampilan yang dirasakan dan peluang yang diprogram inilah yang memicu frustrasi dan sensasi adiktif bagi pemain, yang sering mengembangkan teknik seperti "mengayunkan cakar" atau penempatan yang tepat untuk mencoba dan mengalahkan rintangan.
Dari sudut pandang budaya dan sejarah, mesin cakar yang dioperasikan dengan koin adalah ikon hiburan abad ke-20. Itu menjadi perlengkapan di berbagai lokasi seperti lobi bioskop, arena bowling, restoran, dan arcade khusus, berfungsi sebagai sumber hiburan spontan berbiaya rendah yang ada di mana-mana. Proses taktil memasukkan koin, mendengar suara mekanis yang memuaskan dari penerimaan, dan mengambil kendali fisik atas joystick menciptakan pengalaman sensorik yang berbeda dari game digital modern. Sementara model kontemporer sering menggabungkan validator tagihan, pembaca kartu, dan pemindai kode QR untuk pembayaran digital, slot koin klasik tetap menjadi simbol kuat dari kesenangan nostalgia, langsung. Ini membangkitkan transaksi bayar per main yang langsung yang tidak memerlukan akun atau antarmuka digital, mewujudkan era permainan arcade yang lebih sederhana di mana kesuksesan diukur dengan hadiah berwujud—atau seringkali, hampir gagal—berdentang ke bawah seluncuran.